Rasa Itu Terus Ada

Selalu salah apa yang aku lakukan, MEMANG. Tapi ini jalan terbaik yang bisa kutempuh. Semua orang memiliki keterbatasan masing-masing, termasuk menentukan langkah dan sikap. Apalagi dengan diri ini, yang sangat-sangat terbatas dalam segala hal.

Alloh adalah pencipta setiap makhluk yang ada di muka bumi. Alloh pula yang memberikan setiap apa-apa yang dimiliki setiap makhluknya. Tapi adilkah ketika orang lain punya itu tapi kita tidak? Bagi orang yang beriman pasti meyakini Alloh Maha Adil. Tapi kita bertanya, dimana letak keadilan Alloh itu?

Ada si Kaya ada si Miskin, adilkah Alloh itu? Tentunya bukan hal itu yang menjadi ukuran adilnya Alloh. Kenapa? karena harta bukanlah satu ukuran untuk menjadikan seseorang merasa aman, nyaman, bahagia dan perasaan-perasaan lainnya yang sudah pasti dimiliki setiap manusia.

Alloh memang memberikan harta kepada setiap orang itu beragam dan berbeda jumlahnya. Tapi, baik ia yang paling banyak maupun paling sedikit hartanya tetap kebahagiaan itu ada di setiap individu makhluk ciptaan-Nya.

Kebahagiaan yang memang dari dulu hingga saat ini paling di cari manusia, entah itu ia menganggap dengan banyak harta lantas bisa bahagia atau dengan kesederhanaannya ia juga bisa berbahagia. Dengan begitu berarti bisa disimpulkan setiap orang tidak memandang ia rakyat maupun pejabat, si miskin dan si kaya, guru atau murid, kebahagiaan itu akan dimiliki oleh setiap individu makhluk ciptaan Alloh. Disitulah letak keadilah Alloh SWT.

Diatas, merupakan salah satu penyebab rasa ini selalu ada hingga saat ini, rasa yang selalu aku rasakan tentang teka-teki semua yang menghampiri setiap permasalah dalam hidupku. Namun ku terus berusaha untuk bersabar dan mencoba memahami arti hidup yang sebenarnya. Dan diri ini juga mulai mencoba untuk belajar bersabar, karena sabar merupakan salah satu kesuksesan kita dalam menjalani hidup.

Entri ini ditulis dalam Curahan Hati dan di-tag , oleh Mamat Munandar. Buat penanda ke permalink.

Tentang Mamat Munandar

Mamat Munandar "Matmund Newbie" (lahir di Sumedang, Jawa Barat, 28 Oktober 1990) adalah seorang blogger, penulis, fotografer, serta mantan wartawan Sumedang Ekspres (Koran Harian Pagi Sumedang, Lokal, Jawa Pos Group) dan juga mantan kameramen di SMTV (Televisi Swasta Lokal di Sumedang, PT. Sumedang Televisi Utama, Jawa Pos Group).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.