Darajat, Antara Penguasa dan Pengusaha

Garut,- Darajat merupakan satu tempat di Kabupaten Garut yang terdapat banyak objek wisata kolam air panas. Tidak kalah menarik dengan air panas Garut yang dikelilingi penginapan, Darajat memiliki keunikan tersendiri sehingga banyak para wistawan yang berdatangan, baik dalam kota maupun luar kita.

Akan tetapi, dibalik keindahan itu semua, ada cerita pilu seputar objek wisata kolam renang air panas di Darajat. Berikut ulasannya:

Menurut Abu Nahla, salah seorang aktivis lingkungan di Kabupaten Garut, daerah objek wisata Darajat tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah yang telah ditentukan oleh Provinsi Jawa Barat. Ia menyebutkan, daerah darajat bukanlah Kawasan Wisata.

Akan tetapi, dirinya akan terus mengupayakan supaya objek wisata di Darajat menjadi legal secara hukum. “Didalam RTRW Provinsi disebutkan bahwa Garut 81% nya adalah daerah konservasi, sedangkan di Darajat sendiri itu bukan kawasan wisata, namun bisa di upayakan secara hukum jika pihak Darajat sendiri bisa merubah konsep objek wisatanya,” kata Abu Nahla didalam suatu pertemuan beberapa waktu lalu.

“Misalkan, karena daerah Darajat ini pergerakan tanahnya cepat, bisa kita tanami banyak pohon untuk mengantisipasi terjadinya longsong,” tambahnya.

Sementara itu, dari sisi kekuatan hukum, disebutkan Abu Nahla, Darajat sendiri tidak memiliki dasar kekuatan hukum yang kuat, akan tetapi pada kenyataannya Objek Wisata Darajat pada umumnya telah memiliki izin lingkungan, sedangkan, menurut Abu Nahla, ijin lingkungan menurut UU Nomor 32 Tahun 2009 bisa keluar kalau ada UKL/UPL atau AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan).

“Objek wisata Darajat itu kalau dipelajari masuk pada jenis usaha yang wajib AMDAL, tapi belum ada AMDALnya, yang ada cuma ijin-ijin lingkungan,” tutur Abu Nahla.

Sedangkan, dikatakan Abu Nahla, pejabat yang mengeluarkan ijin lingkungan kepada pelaku usaha yang tidak memiliki UKL/UPL atau AMDAL bisa pidana dan denda milyaran rupiah. (mat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.