Gaya Rambut Model 70-an

Style atau gaya rambut sangatlah beragam macamnya, mulai dari gaya rambut ala remaja Korea, China, Jepang hingga Amerika sangat diminati oleh kalangan ramja Indonesia. Ini terlihat mulai dari jalanan hingga televisi banyak sekali remaja khususnya yang lebih menikmati mengadopsi gaya rambut model dari luar negeri. Mereka cenderung lebih percaya diri dengan gaya rambut yang modelnya aneh-aneh, mulai dari garis-garis sebagian hingga gaya rambut ala anak punk. Jika dilihat dengan seksama, ternyata mode-mode tersebut bukanlah berasal dari Indonesia. Mereka mengetahui mode yang seperti itu dari hasil melihat tayangan televisi, gambar-gambar pada baju, dan lain sebagainya.

Namun tahukah kamu seperti apa mode rambut yang benar-benar dari Indonesia.??? Gaya rambut belahan tengah atau belahan pinggir (orang Sunda bilang golep) adalah gaya rambut yang ada dan tren dikalangan masyarakat Indonesia sejak jaman dulu kala. Namun nampaknya kini gaya rambut belahan tengah misalnya sudah diklaim sebagai gaya rambut norak, kampungan, ketinggalan zaman. Ini tentu sangat menghawatirkan dimana sesuatu yang harusnya dijaga malah ditinggalkan, sesuatu yang meskinya menjadi jati diri malah ditinggalkan dan yang tersisa adalah mode dari luar negeri.

Penulis sendiri ketika masih duduk dibangku SMK sering kali mendapat ejekan tatkala menggunakan mode rambut belahan tengah. Namun tak penulis hiraukan karena memang mereka tidak faham akan filosofi mengapa penulis lebih memilih mode rambut seperti ini. Alasan yang kuat adalah agar penulis terlihat seperti orang Indonesia, alasan lainnya adalah agar terlihat dewasa. Penulis beranggapan bahwa jika seseorang bergaya yang hanya ingin menarik perhatian banyak orang itu tandanya orang tersebut masih kekanak-kanakan. Karena anak-anak biasanya cenderung lebih ingin diperhatikan, berbeda dengan orang dewasa yang apa adanya karena dari segi berfikirnyapun sudah lain lagi, sudah dengan pemikiran yang matang dan dewasa tentunya.

Mungkin sebagian orang tidak begitu memperhatikan akan hal tersebut, tapi ini adalah hal kecil yang jangan dianggap sepele. Pasalnya jika hal yang kecil saja sudah tidak bisa dibanggakan apalagi hal yang besar. Semoga tulisan penulis kali ini patut dijadikan sebagai bahan pertimbangan, inti dari tulisan kali ini adalah untuk bangga akan budaya yang kita miliki, jaga budaya tersebut dan lestarikan. Karena pepatah bilang “Suatu bangsa hanya akan kuat jika mereka mampu mempertahankan budayanya”, maka dari itu penulis menghimbau jika kamu peduli akan nasib bangsa ini maka lakukanlah pertahanan dari mulai hal kecil, seperti yang penulis lakukan. Tidak merasa malu atau minder akan hal tersebut karena kita ingin menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Untuk apa bangga jika bukan karena karya sendiri.???

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.