Salam Ramadhan

Tidak terasa ya sobat TulisanTulisan.COM tinggal beberapa hari lagi kita akan menginggalkan bulan yang penuh limpahan berkah dan maghfiroh untuk tahun ini. Jujur dari penulis berat rasanya untuk menginggalkan bulan yang satu ini untuk kali ini. Penulis rasakan perbedaan antara tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena jika pada tahun-tahun sebelumnya penulis menghabiskan bulan Ramadhan bersama keluarga berbeda dengan tahun ini dimana penulis habiskan tanpa keluarga.

Begitu nikmat penulis rasakan Ramadhan kali ini, tak seperti biasanya yang diisi dengan bersekolah, membantu orang tua, santai-santai dirumah. Ramadhan kali inidihiasi dengan rangkaian kegiatan yang menyakut dengan kehidupan penulis. Bekerja, mandiri, dan melakukan sesuatu dengan pengaturan-pengaturan yang dewasa. Mulai dari pengaturan untuk keuangan, ketersedian makanan, hingga tugas-tugas yang harus penulis kerjakan.

Namun dibalik itu semua penulis yakin dan penulis harapkan ada kemudahan setelahnya. Karena sesuai janji Alloh, “Setelah kesulitan itu pastilah ada kemudahan”. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya kita bisa sabar untuk menjalani saat-saat kita berada dalam masa sulit tersebut. Sabar adalah hal terpenting yang meski ada untuk menghadapi setiap kesulitan hidup. Meski terkadang kata sabar itu begitu sulit untuk dilaksanakan. Ada penantian panjang dalam kesabaran itu yang mungkin saja memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk bisa melewatinya.

Seperti halnya kita mendaki sebuah gunung tertinggi, kita menginginkan untuk berada dipuncak tertinggi. Dalam prosesnya kita meski sanggup untuk mendaki, lelah, sulitnya mendapatkan bahan makanan dan hal-hal yang lainnya. Namun ketika telah sampainya kita ke puncak tertinggi, disana akan terlihat pemandangan yang menakjubkan. Rasa lelah dan letih tidak akan terasa lagi terhapuskan akan ketakjuban yang ada didepan mata. Rasa bangga mencuat dalam dada, haru biru mengiringi mengantarkan pada apa yang selama ini ingin dicapai.

Semoga dengan setiap kesabaran yang ada ini kita akan mampu melewatinya. Mendapatkan apa yang didambakan setelahnya dengan disambut dengan ketidakhilafan untuk bersukur atas apa yang telah diperoleh dari buah kesabaran tersebut. Akhir kata penulis minta ijin untuk memohon maaf apabila dalam prakteknya, disetiap tulisan penulis terdapat kekurangan atau kekeliruan. Cukup sekian dari penulis semoga bermanfaat. Salam TulisanTulisan.COM ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.