Selamat Tahun Baru 1435 H

Tahun baru merupakan hal yang lumrah untuk dirayakan. Banyak keseruan yang bisa didapat dari adanya tahun baru. Setiap tahun pasti adanya perayaan besar-besaran dari berbegai belahan dunia, demi merayakan tahun baru tersebut. Tidak terasa kini tahun Hijriah telah mencapai angka 1435. Jika melihat ke belakang, mengenai sejarah perhitungan tahun Hijriah yakni proses berhijrahnya atau berpindahnya nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah.

Paradigma yang muncul di Indonesia mengenai perayaan tahun baru Islam ini adalah dengan dilaksanakannya pesta obor. Dimana setelah usai melaksanakan shalat Isya’ orang-orang pada ramai membawa obor membentuk barisan mengitari jalan raya. Apa yang mendasari atau membuat rakyat di Indonesia berfikir bahwa tahun baru Islam meski dirayakan dengan hal seperti itu.??? Tanda tanya yang bisa saja terlontar tanpa dibarengi dengan jawaban yang memuaskan.

Khusnudzan, mungkin pada saat proses nabi hijrah, nabi dan para kaum muslimin dalam perjalanannya membawa obor guna menerangi jalan yang akan dilalui. Mungkin nilai itu yang ingin diambil dan diperingati oleh masyarakat Indonesia. Namun disamping itu, hijrah tidak hanya terdefinisi sebatas berpindah secara posisi saja. Melainkan juga dapat diartika jika hijrah adalah proses memindahkan atau berpindahnya pemikiran jahiliyah kepada pemikiran yang lebih benar sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Alloh SWT.

Sangat menggetirkan juga jika pemahaman akan tahun baru Islam hanya dimaknai dengan pawai obor. Budaya tidak akan disalahkan jika budaya tersebut tidak menyimpang dari aturan-aturan Islami. Namun alangkah baiknya jika ada hal yang lebih positif dan bermakna yang diambil dari moment tahun baru Islam ini. Semoga ditahun yang baru ini kita dapat menghasilkan karya-karya yang sifatnya pembaharuan tanpa menyimpang dari apa yang menjadi landasan agama Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.