Cerita Bersama si Bungsu

matmundGANTENG

matmundGANTENG

Banyak cerita yang  ingin ku tulis, namun tak begitu berarti untuk ku tulis. Itu artinya, hanyalah sia-sia yang didapat atas apa yang ku tulis. Tiada arti, tiada bermanfaat, hanya kehampaan yang tak pernah menemui arahnya.

Banyak cerita yang tak mungkin kulupakan selama kurang lebih 20 tahun ini. Apalagi akhir-akhir ini, banyak cerita yang tak mungkin kuhapus maupun terhapus dengan sendiri dalam otaku ini.

Cerita masa lalu, yang hanya cerita, dan selamanya akan menjadi cerita. Cerita yang tak mungkin hidup lagi, hanya cerita biasa.

Aku, dulu, dan kini, selalu ingin bercerita, entah kepada apa dan siapa. Entah lewat tulisan, maupun lisan, ku hanya ingin bercerita. Bercerita masa lalu dan harapan yang hendak ingin ku gapai.

Lewat jari jemari ini, ku selalu meluangkan waktuku untuk merangkai kata-kata untukmu. Untukmu yang ada disana, yang telah menghianatiku dari cerita-ceritamu yang sempat kau dongengkan tepat di telinga kananku dan juga tak lupa yang kiripun ikut mendengarkannya.

Kau begitu pandai merangkai kata untuk ku, tapi tak satu ceritapun yang kau  sampaikan untukku hingga aku dapat merasakannya hingga kini.

Apa sebenarnya yang mempengaruhi otakmu ini, wahai kau. Begitu teganya kau bak tak punya perasaan sedikitpun, hatimu dingin seperti es membeku.

Dasar kau ini,

KAU YANG BILANG AKU MENCINTAIMU, TAPI KAU MALAH MENGHIANATIKU….

KAU YANG BILANG AKU JANGAN MENYERAH, TAPI KAU SENDIRI YANG MENYERAH ….

KAU YANG BILANG INGIN DI AKUI, TAPI KAU YANG TAK PERNAH MENGAKUI PERJUANGANKU ….

AH, DASAR KAU INI, BUNGSU, MAU MU APA SEBENARNYA ….

KAU YANG BILANG AKU HARUS SEPERTI INI, TAPI KAU SENDIRI YANG TAK MAU AKU SEPERTI INI ….

SUDAHLAH LUPAKAN SAJA, SI BUNGSU MAUNYA MEMANG SEPERTI ITU ….

TIDAK BOLEH ADA YANG MENGGANGGU, TAKUT DUNIA KIAMAT ….

Marah dan tangis, ada yang marah-marah dan ada juga yang nangis-nangis, cerita ini sungguh unik. Entah sampai kapan episode terakhir cerita bersama si bungsu ini. Memang unik tapi kurang menarik, terlalu mudah ditebak jalan ceritanya.

Entri ini ditulis dalam Cerita Mimpi dan di-tag oleh Mamat Munandar. Buat penanda ke permalink.

Tentang Mamat Munandar

Mamat Munandar "Matmund Newbie" (lahir di Sumedang, Jawa Barat, 28 Oktober 1990) adalah seorang blogger, penulis, fotografer, serta mantan wartawan Sumedang Ekspres (Koran Harian Pagi Sumedang, Lokal, Jawa Pos Group) dan juga mantan kameramen di SMTV (Televisi Swasta Lokal di Sumedang, PT. Sumedang Televisi Utama, Jawa Pos Group).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.