Kepompong Akan Menjadi Kupu-kupu

Dewasa itu relatif bro, kalau orang yang dah gak makan premen baru itu dewasa. Biasanya proses pendewasaan diri itu di tandai oleh sesuatu hal yang luar biasa di dalam kehidupan kita. Sesuatu yang tidak kita sangka-sangka sebelumnya, tapi sesuatu itu yang nanti menghantarkan pola pikir kita supaya bisa lebih bijak lagi.

Kadang ke egoisan, cara pandang kita, yang cenderung memaksakan kehendak kita, tapi sebetulnya, kalau kita mau kaji lebih dalam lagi, ada kehendak yang lebih besar sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Kehendak siapakah? Nya kehendak Alloh atuh nyon.

Kedewasaan itu bukanlah hal yang dibuat-buat maupun dipaksakan, tapi ia dengan sendirinya akan datang manakala kita terus mau berusaha untuk memperoleh kedewasaan itu sendiri. Tidak dibuat-buat memang, dan tidak diduga-duga juga pasti. Misalnya gini, kita ingin sesuatu, kita terus berusaha untuk memperoleh sesuatu itu. Tapi ternyata kita tak pernah mendapatkan sesuatu itu, malah mentok yang terjadi, stress dan serasa hidup itu begitu sempit dan tak adil.

Dalam kondisi seperti itu, apa yang harus kita perbuat? tidak ada, rencangan, harapan, bayangan, semuanya telah kabur etah dimana. Hidup terasa begitu hampa tak tahu tujuan lagi entah kemana. Tapi, disitulah, setelah kita dibenturkan terhadap sesuatu yang luar biasa dan kita lolos dalam menjalaninya, maka kita akan menemukan kehidupan baru, yang kita sebut pendewasaan diri.

Ulat untuk menjadi indah harus melewati masa menjadi kepompongnya, lalu terbanglah ia dengan eloknya menjadi seekor kupu-kupu. Begitu juga dengan fase kehidupan kita. Kalau kita ingin indah menjadi seekor kupu-kupu ya lewati dulu masa terpurukmu menjadi sebuah kepompong. Tahu kan kepompong itu bagaimana? terbelenggu, hidup sendiri, tidak bisa berbuat apa-apa, kerjanya hanya bisa berdiam diri saja menunggu waktu.

Tapi setelah kepompong itu berhasil melewati masa kepompongnya maka ia akan berubah menjadi lebih indah, yaitu kupu-kupu. Jika kita sebagai manusia ingin mendapatkan sesuatu hal yang lebih indah. Maka lewati masa kepompongmu dengan iklas, insyaalloh semua juga akan indah pada waktunya. haahahahahaahahahahahahahahahah #Capruk.com

Entri ini ditulis dalam Opini dan di-tag oleh Mamat Munandar. Buat penanda ke permalink.

Tentang Mamat Munandar

Mamat Munandar "Matmund Newbie" (lahir di Sumedang, Jawa Barat, 28 Oktober 1990) adalah seorang blogger, penulis, fotografer, serta mantan wartawan Sumedang Ekspres (Koran Harian Pagi Sumedang, Lokal, Jawa Pos Group) dan juga mantan kameramen di SMTV (Televisi Swasta Lokal di Sumedang, PT. Sumedang Televisi Utama, Jawa Pos Group).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.