Kemarin Terlalu Kenyang

Kemarin adalah hari sabtu, akhir pekan orang berkata. Tidak ada yang aneh di hari sabtu seperti biasanya juga seperti itu-itu saja. Namun kemarin di ajak keliling-keliling Sumedang oleh teman, Arif. Tadinya ikut saja mau sekalian pulang, kebetulan agendanya di Cimalaka semua. Di tempat acara itu ada teman juga orang Tanjungkerta, jadi sekalian pulang rencananya ikut teman yang dari Tanjungkerta itu.

Jam 10.00 telah tiba, ada yang menjemput dan berangkatlah ke Cimalaka dari Gending. Pertama datang ke acara ibu-ibu posyandu, biasalah potrat-potret gituh, selain hobi juga memang saat ini dunia potret memotret sangat dibutuhkan demi terciptanya politik pencitraan.

Baru juga sampai di depan tempat acara ada yang kecelakaan, ternyata yang celaka itu adalah salah satu peserta dari pelatihan yang di adakan teman. Ada-ada saja, baru juga nyampe ada peristiwa yang membuat sedikit shok. Untuk tidak terjadi apa-apa, hanya luka kecil dan korbanpun tidak perlu dilarikan ke rumah rasik, cukup diberi betadine dan akhirnya semua clear.

Sehabis acara di suruh maka, ada gempa lagi, tapi yang lain tidak merasakan. Setelah cek di Blackberry, banyak sekali yang update soal gempa, ternyata gempa terjadi di Kebumen, kerasanya sampai Sumedang.

Sebelum pulang makan, menuju titik kedua di Saung Teko disuguhi lagi menu makanan, terpaksa harus makan lagi. Beres acara di Saung Teko dilanjut lagi ke Sumedang kota, mesjid Agung tepat. Disana makan juga, tapi tidak makan nasi, cuma ngemil, tapi ngemilnya itu kebanyakan kayanya ditambah minuman.

Pulangnya dari mesjid Agung sholat maghrib, kembali lagi makan di Soto Bandung. Waduh, mau tidak mau harus makan lagi, pesen soto satu di tambah jus. Rasanya badan ini jadi agak gemukan, ditolak bagaimana, tidak enak sama mereka. Mereka itu, semuanya para pemilik postur gendut, saya saja yang kecil, tubuh yang kecil ini tatkala ikut sama mereka dipaksa mengikuti porsi makanan mereka.

Alhasil, pulang malem langsung ke air ngambil wudhu dan jus yang tadinya sudah di masukanpun keluar lagi. Parah memang ini, terlaluuuuu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.