Blogger Tidak Hanya Hobi, Tapi Profesi

Males cari kerja dizaman serba bobrok ini, bukannya tidak ada, banyak pekerjaan diluar sana yang bisa ditempati, tapi itu bukanlah ide bagus untuk memberikan keahlian kepada orang lain demi kepentingan orang lain. Lebih baik punya keahlian bisa dimanfaatkan sendiri dan pada akhirnya bisa menghidupi segala sesuatunya dari keahlian itu untuk menghidupi diri dan keluarga.

Untuk itu dipilihlah, dengan memanfaatkan koneksi yang ada, full speed 2 Mb menggunakan layanan speedy rasanya cukup untuk berselancar di dunia manya mencari sesuap nasi.

Biasa dikampung, koneksi menggunakan modem lemotnya minta ampun, mending disini, gratis tapi full speed. Fasilitas komputer permanen, internetan bisa kapan saja, mantap sekali.

Streaming pun lancar, buka youtube, mau download dan buka situs ‘araraneh’ lainnya bisa di atur. Semuanya serba gratis, termasuk makan juga gratis.

Blogger mungkin suatu istilah yang agak asing bagi profesi seseorang, karena blogger diperkenalkan untuk sebuah hobi saja. Akan tetapi di era digital ini, blogger sudah mulai dikenal masyarakat sebagai suatu profesi baru yang dapat menguntungkan banyak rupiah.

Tercatat di Sumedang sendiri, dulunya dia seorang PNS, dulunya ia seorang pendamping PKH yang digajih jutaan rupiah perbulannya, ada juga seorang polisi, politisi, dokter dan bidan, sekarang beralih profesi menjadi seorang blogger.

Pada awalnya mereka di anggap gila, bahkan teman satu blogger di Sumedang, yang kini merebah bisnis ke umroh dan haji plus pernah di anggap tidak waras oleh keluarga mertuanya dan istrinya yang seorang dokter itu dikembalikan ke rumah orang tuanya. Sungguh perjuangan yang penuh dengan air mata, tatkala ia menceritakannya juga kepada kami (para blogger sumedang 2010 silam) ia menguraikan air mata menceritakan pengalamannya.

Namun kini, walaupun tidak bersama-sama mereka lagi, blogger ternyata memang sebuah profesi yang sangat menjanjikan. Mereka yang ditemui 3 tahun silam, kini sudah memiliki perusahaannya sendiri-sendiri dan memperkejakan banyak karyawannya. Malu rasanya ketika diajak kumpul lagi bersama mereka.

Dua kali mereka mengadakan gathering besar-besaran, dan satu pelatihan yang cukup besar di Islamic Center dengan mengundang seluruh blogger yang ada di Sumedang.

Tapi diri ini, telat, dulu sempat terputus untuk melanjutkan menekuni dunia internet marketing. Kini, di awal 2014, ketika semuanya sudah ada, segala fasilitas yang dibutuhkan sudah mumpuni, rasanya hati ini kembali bergairah untuk terjun ‘bobolokot’ didunia marketing. Tidak tidur semalaman sudah menjadi kebiasaan lagi, banyak rancang ini dan itu, ide semua dikeluarkan hingga otak ini ngeHANG tampak mau pecah saja. Pasukan pun mulai dibangun sedikit demi sedikit, banyak kader yang berdatangan kesini tapi kerja cuma Facebookan, chating kesana kemari tidak jelas. Untuk itu diajaklah mereka, menjelaskan kepada mereka bahwa dari Facebookan juga bisa menghasilkan uang, apalagi penulis sudah sering beberapa kali diundang untuk pelatihan Facebookan. Banyangkan, pelatihan Facebook, sampai di hotel segala tempatnya, di villa, terakhir minggu-minggu kemarin di gedung pakuan, rumah dinasnya pa Gubernur.

Blogger adalah profesi yang menjanjikan, walaupun sekarang belum menghasilkan, ya ialah belum menghasil, wong cuma baru sebulan baru mulainya lagi juga di awal 2014.

Mudah-mudahan dengan keadaan yang sekarang ini, perjalanan yang sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menggeluti di dunia ini bisa memetik hasilnya.

Penulis juga yakin, Alloh itu baik, Dia tahu cara yang paling baik dalam mendidik hamba-hambanya, dia tahu pilihan yang terbaik yang harus didapatkan oleh hambanya, sehingga ketenangan dalam hidup bisa diperoleh oleh setiap hambanya yang bersyukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.