MY TRIP MY ADVENTURE (CIGOROBONG -SUMEDANG)

Bismillah
Assalamu ‘alaikum.
Bicara tentang cigorobog,pasti mantengnya ke curug… Iya bener… Pasti sebagian orang sudah ga asing lagi dengan nama curug itu. Beberapa waktu lalu saya pernah kesana, naik motor bersama teman saya.

Curug cigorobog terletak di sebelah selatan kota sumedang, awal pertama perempatan, kita disuguhkan dengan fenomena jembatan, yang terletak di sebuah tempat bernama cipameungpeuk. Kenapa dikatakan fenomena ? Karena jembatan itu ambruk (akses jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar). Jembatan itu ambruk sekitar 2 tahun lalu. Jembatan itu memang bisa digunakan sealakadarnya bikinan masyarakat sekitar. Tidak ada kenyamanan sama sekali, karena itu dari kayu aja. Sedangkan yang lewat adalah mobil dan motor setiap harinya.

Memang sangat menghawatirkan khususnya bagi pengendara. Keamanan dan keselamatan sangat terancam. Mungkun bisa difikirkan oleh pemerintah sekitar, bahwa ada curug cigorobog loh yang sedang disorot para traveler lokal,interlokal bahkan televisi (malu malu dong). Dan kalo diseriusin dari mulai akses jalan sampai yang lainya, itu bisa menjanjikan. :). (Mohon segera difikirkan)

Setelah melewati itu, lumayan lah jalannya mulus tak bergelombang, cukup lancar di km 80. Jalannya hanya setapak, tak usah melihat kanan kiri, cigorobog berada di paling ujung, sebelum kesana kita akan melewati desa Baginda, kemudian Cipancar dan masuklah ke Desa citengah.
Penduduknya begitu ramah, banyak warung warung kecil, dan saya yakin itu sengaja di adakan untuk tempat persinggahan para wisatawan, karena perjalanan cukup melelahkan.

Setelah pemukiman yang kulihat, sudah nampak jarang ada rumah berjejer, bahkan sepertinya sudah tidak ada.

Semakin atas, semakin gelap, bukan karena hujan akan mengguyur daerah itu, tapi, memang matahari malu -malu untuk menembuskan sinarnya, karena pohon-pohon begitu kokoh berjejer di samping-samping jalan.

Sepertinya, saat itu sudah memasuki kawasan hutan, karena jalan sudah mulai kacau, berbatu, tak ada pilihan untuk menghindari jalanan berlubang itu. Tapi, menurut perkiraan saya, jalan itu pernah terkena aspal (semoga lekas di perbaiki ya pak/bu jalannya) 🙂

Tapi ada sisi lain dari buruknya akses jalan, pemandangan sekitar luar biasa takjub aku sampe ga bisa berkedip (lebay).
Indaaaaaaaaah, berada di ketinggian yg paling tinggi, saya bisa melihat apa yang ada di bawah ( sayang dokumentasi kurang, karena ribet dengan akses jalan dan kendaraan yg saya bawa).

Saya sempat kram ketika saya sedang mengendarai motor kesayangan saya, dan itu pas di tanjakan. Berhenti sejenak dan meminta bantuan teman ku. Maklum perempuan yang so berani ber adventur ini agak manja-manja gitu, seandainya pake motor cross , ahhhhh kereeeen deh adventure nya.

Semakin lama semakin dingin, sepertinya, disana, pagi, siang atau sore akan tetap gelap.

Tapi,,,,,, suara air berjatuhan dari ketinggian sudah terdengar, dan air sungai sudar terlihat mengalir dengan tertibnya sesuai jalur. Itu tandanya kita hampir sampai…….!! Dan ….. Sampai.
Cukup bayar 3000 untuk dewasa dan 2000 untuk anak-anak. Kita bisa nikmatin sepuasnya.

Ow iya, disana juga ada peternakan ikan dan ada resto bakar ikannya juga loh. tempatnya  berada di bawah sebelum masuk ke curug. jika isi dompetnya memadai bisa mampir dulu kesana ya….

Kesan pertama ketika melihat curug itu, YA waw… Allah itu Maha Besar, air bisa keluar dengan derasnya dari atas gunung. Jernih… Sejuk…. Dingin… MasyaAllah lah pokonya.

Tapi, selain sisi positif, ada pula negativ, mungkin ini sudah jadi kebiasaan atau tradisi, hehe
Sampah berserakan (memang susah sih jika tak ada kesadaran di dalam diri) dan tidak disediakan tempat sampahnya juga disana (Tapi bawa tas kan ? Masukin tas aja ya, jangan banyak alasan).

Ow iya ada yang aneh juga. Di parkiran kan banyak motor tuh, tapi pas nyampe sana, ko kayak ga ada orang ya ? Pada kemana ya ?
Apa mungkin menenggelamkan diri ? Jhehe.

Oh ternyata lagi pada merenung di tempat sepi. (Lagi pada nginget-nginget dosa sepertinya).

Tapi, itu mah hak pribadi. Tidak bisa mengusir atau meng judge pilihan hidup yang mereka pilih .
So, Iam very happy. Semoga bisa balik lagi kesana, bareng sama kekasih halalnya, biar ga takut. Haha
Aamiin.

MY TRIP MY ADVENTURE.

Oleh : Nurul Sabila Siti Nurhayati

Penulis adalah Admin Keuangan di SDIT Sholahudin Al-Ayubi (Kampung Toga), lahir 11 Oktober 1994.

Fose dihadapan Curug Cigorobog

Fose dihadapan Curug Cigorobog

Curug Cigorobog

Curug Cigorobog