Selamat Tahun Baru 1435 H

Tahun baru merupakan hal yang lumrah untuk dirayakan. Banyak keseruan yang bisa didapat dari adanya tahun baru. Setiap tahun pasti adanya perayaan besar-besaran dari berbegai belahan dunia, demi merayakan tahun baru tersebut. Tidak terasa kini tahun Hijriah telah mencapai angka 1435. Jika melihat ke belakang, mengenai sejarah perhitungan tahun Hijriah yakni proses berhijrahnya atau berpindahnya nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Lanjut membaca

Rencana dalam Hidup

Setiap manusia yang hidup tentu memiliki berbagai rencana dalam kehidupannya untuk meraih kehidupan yang diinginkan. Terkadang ada kalanya dimana rencana tersebut dapat terlaksana dengan mulus dan tidak sedikit pula rencana yang gagal seluruhnya atau gagal ditengah jalan. Banyak faktor yang dapat mengakibatkan kegagalan rencana tersebut dianyara yang vital adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal tentu berawal dari dalam diri sendiri, entah ketidak sungguh-sungguhan dalam melaksanakan rencana hidup yang telah dibuat atau memiliki rasa negatif yang berdampak pada pola tingkah-laku dalam kehidupannya. Lanjut membaca

Bulatkan Tekad

Hal yang kita lakukan setelah mengiqrar atau mengajamkan diri akan sutau hal adalah dengan membuat sebuah tekad yang mana tekad tersebut akan senantiasa mendorong kita pada jalan yang semula kita ingin tempuh. Dengan tekad yang sudah bulat, akan sulit bahkan sangat sulit bagi kita untuk tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan apa yang menjadi tujuan pribadi semula. Lanjut membaca

Sebenarnya Kesempatan

Mendapatkan kesempatan adalah hal yang senantiasa ditunggu-tunggu oleh setiap orang untuk mencapai sebuah tujuan yang mana tujuan tersebut dapat mengantarkan dirinya pada taraf kehidupan yang ia anggap lebih baik. Bicara mengenai kesempatan, banyak orang berfikir dan mendokrin dirinya sendiri ataupun orang lain dengan pernyataan jika “KESEMPATAN TIDAK DATANG DUA KALI”. Adalah hal yang disetujui hampir oleh setiap orang mengenai pernyataan tersebut. Tapi entah mengapa penulis memiliki anggapan jika sebuah kesempatan ada kiranya tidak datang hanya satu kali, bahkan bisa berkali-kali. Disini disinggung menganai menciptakan atau menunggu, memang jika kita menunggu kesempatan kita akan menemukan istilah yang penulis beri huruf besar dalam tanda petik seperti diatas. Tapi bagaimana jika kita mampu untuk menciptakan kesempatan yang kita inginkan.??? Apakah mungkin bisa adalah pertanyaan yang akan muncul diikuti dengan pertanyaan tentang bagaimana cara melakukannya.??? Jika kita pandai membaca situasi dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya disana terdapat berbagai macam kesempatan-kesempatan yang tidak kita ambil, hanya saja terkadang kita hanya terpaku pada kesempatan yang kita anggap bahwa itulah hal yang paling diinginkan dengan mengabaikan peluang dari kejadian lain yang kadang kala dapat menjurus kepada kesempatan yang kita butuhkan. Nah disini barulah akan muncul aksi yang kita akan kita lakukan terhadap peluang terlahirnya sebuah kesempatan. Penulis alami sendiri dan sadari bahwa sebenarnya setiap peluang itu senantiasa hadir dalam kehidupan penulis, hanya saja penulis yang kurang cekatan dalam menanggapi bahwa hal tersebut itu memang benar-benar sebuah peluang yang dapat penulis lakukan untuk mencapai hal yang penulis inginkan. Hingga kini penulis sadar dan yakin bahwa apa yang penulis pikir dan rasakan saat ini adalah pemahaman yang lebih mendalam mengenai paradigma kesempatan yang belum penulis pahami sebelumnya. Langkah dewasa memang benar-benar dituntut disini, menghadirkan diri dan jiwa dalam kehidupan bermasyarakat dewasa harus dijalani dengan meninggalkan hal-hal yang berbau kekanak-kanakan. Setiap hal yang dilakukan kini akan dipertanggung-jawabkan sendiri, dan itu akan mengantarkan diri menuju suatu jalan yang dipilih. Belajar dan belajar untuk hidup adalah pelajaran yang tidak pernah tersirat maupun tersurat, tak ada ilmu yang berkembang mengenai hal itu, hanya diri sendirilah yang mampu menjawab dan menjalani apa yang seharusnya dijalani. Jadi pada akhirnya kesempatan tersebut muncul tergantung dari sudut pandang setiap orang yang melihatnya sebagai sebuah langkah awal untuk dijalani dan menjuruskannya kepada hal yang diinginkan atau memang langsung menjurus pada apa yang diharapkan yang mana memunculkan pernyataan jika “KESEMPATAN TIDAK DATANG DUA KALI”.

Nulis Akh. . .

Hallo sobat TulisanTulisan.COM, apa kabar.??? Penulis harap semuanya baik-baik saja. Gak kerasa udah beberapa minggu penulis gak update tulisan disini yah ^_^. Kesibukan memang seringkali memisahkan kedekatan dan membuat malas rasanya buat kembali nulis, ditambah inspirasi yang terbatasi oleh semua aksi-aksi. Jadi bingung juga kali ini mau nulis tentang apa. Bagaimana kalo tulisan ini hanya sebagai penyambung silaturahmi antara kita saja.??? Deal kan..??? Semoga jalinan antara kita bisa senantiasa terjaga lewat tulisan-tulisan dan komentar-komentar sobat TulisanTulisan.COM sekalian. Salam sukses dari penulis ^_^

Umul Lathifah: Perkenalkan Penulis Baru

Hai sobat TulisanTulisan.COM, apa kabar.??? Di TulisanTulisan.COM ada sesuatu yang baru lho. Pasti kamu penasaran kan.??? Yang baru itu adalah penulisnya, jika dulu saya “Sandi Mulyadi” sering membuat tulisan-tulisan disini, kini sudah punya temen penulis yang juga temen sekelas di kampus lho, namanya “Umul Lathifah”. Ia berasal dari kota industri “Bekasi” lho. Memiliki kesukaan yang sama dalam menulis, jadi aku ajak ia untuk menulis aja di blog ini. Ya hitung-hiitung nambah temen untuk meramaikan blog ini aja. Semangat berkarya :’)

Kesibukan Menjauhkan Kedekatan

Setiap orang yang hidup pasti memiliki atau melakukan kegiatan, entah itu yang sifatnya pribadi ataupun kegiatan yang sifatnya menyangkut orang banyak. Kebutuhan seseorang akan kehidupannya menjadiakan ia senantiasa mencari dan berusaha untuk mencapainya. Kebutuhan inilah yang sifatnya menjadi sebuah prioritas utama. Menjerumuskan diri untuk mendapatkan penghasilan guna sebagai modal untuk bisa terus menjalani hidup ini. Lanjut membaca

Titik Jenuh dalam Belajar

Menjadi seorang pelajar ada kalanya mengalami suatu hal yang paling dan sangat tidak diinginkan, yakni ketika datangnya sebuah titik jenuh dalam belajar. Banyak faktor yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami titik jenuh untuk belajar, diantaranya lingkungan (baik itu pergaulan ataupun pacar), orang tua yang tidak mendukun, atau bahkan karena sudah letih mempelajari setiap ilmu pengetahuan yang itu-itu saja. Ada banyak lagi faktor lainnya selain yang tidak penulis sebut tadi. Lanjut membaca

Kembali Menulis

Hallo sobat TulisanTulisan.COM, apa kabar.??? Sudah lama sekali rasanya penulis tidak menyapa sobat TulisanTulisan.COM sekalian. Kuliah benar-benar menyita waktu untuk mengupdate artikel di situs TulisanTulisan.COM ini. Banyak sekali tugas yang diberikan dosen yang mampu mengalihkan penulis untuk tidak fokus selain tugas-tugas tersebut. Memang bingung harus memilih diantara dua hal yang benar-binar menjadi hal terpenting dalam hidup kita. Kali ini juga penulis sengaja memanfaatkan waktu luang untuk mengupdate satu artikel saja diblog sederhana ini. Lanjut membaca

Belajar Bahasa Baru itu Seperti Bayi

Bahasa merupakan media yang dilakukan setiap manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya. Itu memungkinkan didunia ini terdapat beragam bahasa dan setiap negara itu pasti berbeda-beda. Alasannya bisa saja dari proses penyebaran manusia pertama yang melanglang alam bumi raya ini. Setiap orang bisa berbahasa hasil dari didikan orang tuanya, sehingga berbahasa ini merupakan sebuah budaya turun-temurun dari setiap golongan. Lanjut membaca