Gagalkan Kudeta Militer, Media Sekuler Indonesia Malah Bikin Framing Berita Negatif Mengenai Erdogan

Dibalik Kesuksesan Erdogan Dalam Menggagalkan Upaya Kudeta Militer, Media Sekuler di Indonesia Malah Bikin Framing Berita Negatif Soal Erdogan. Hal ini jelas salah satu upaya pembusukan citra Erdogan di mata media. Adapun mengenai pemberitaan negatif mengenai Erdogan adalah tatkala Erdogan berusaha menghindari kudeta militer untuk menyelamatkan diri. Saat kudeta tengah terjadi Erdogan sendiri tidak sedang berada di Ankara.
Lanjut membaca

Baru 5 Jam, Kudeta Militer di Turki Gagal Total, Ini Bukti Pemerintahan Erdogan Didukung Rakyat Turki Sepenuhnya

Pagi-pagi seperti biasa beres-beres rumah, dari mulai menyapu bagian dalam rumah, kamar, kemudian diteras rumah. Sambil TV terus menyala, aktivitaspun terus berlanjut. Kita tinggal ngepel lantainya, akan tetapi sontak terkaget juga, di TV ada berita bahwa di Turki tengah terjadi kudeta. Hanya sepintas ulasan beritanya, hanya menyebutkan bahwa militer turki berhasil mengkudeta pemerintahan sah Erdogan. Lanjut membaca

Era Jokowi dan Era Firáun

Bagaimana tidak enak kehidupan di Era Firáun ;

Rakyatnya sejahtera…

Kehidupannya makmur…

Semua elemen pemerintahannya aman terkendali…

Hingga ia sendiri, menganggap dirinya sebagai Tuhan…

Semua itu bukan berarti Firáun adalah tuhan yang hanya ingin disembah, akan tetapi apa yang menjadi kekuasaan Firáun ia jalankan atas dasar keinginannya sendiri. Lanjut membaca

Cokroaminoto dan Generasi Penerusnya Dimasa Kini

KAMMI Pusat Bicara Soal Cokroaminoto

KAMMI Pusat Bicara Soal Cokroaminoto

SEMURNI-MURNINYA TAUHID, SETINGGI-TINGGINYA ILMU DAN SEPANDAI-PANDAINYA SIASAT.

Untuk menyusun Program Azaz dan Tandhim itu, konon katanya Pak Cokro sakit keras, kemudian mimpi bertemu Rosululloh.

Ada saksi mata pada saat itu, karena yang utama sakit keras, maka di jaga oleh Kartosuwirjo dan Agus Salim.

Kedua tokoh penerus perjuangan Pak Cokro ini menyaksikan yang utama dalam tidurnya ‘ngalindur’ dalam bahasa Arab mengucap salam kepada Rosululloh. Lanjut membaca

Saya Muslim, Tapi Sangat Salut Kepada Orang Atheis

Biasanya kebanyakan manusia mau mengikuti agama karena faktor orang tua dan lingkungannya. Orang beragama Hindu karena orangtuanya hindu, orang beragama Kristen karena orangtuanya Kristen, orang beragama Budha karena orangtuanya Budha dan juga biasanya orang beragama Islam karena orangtuanya Islam, walaupun tidak semuanya seperti itu. Lanjut membaca

Cinta Bisa Membunuh Ideologi Seseorang

Ada sebagian orang yang berkata, dengan cinta orang bisa lupa segalanya. Disini saya akan menuliskan, dengan cinta saya bisa kehilangan ideologisme dalam diri. Begitulah kenyataannya, satu-dua tahun kebelakang, mungkin sekarang juga masih menyisakan bekas-bekasnya walau pada orang yang berbeda, cinta bisa membunuh nilai-nilai ideologisme pada diri seseorang. Lanjut membaca

NII, PKS dan IM

Entah apa yang ada dibenakku ini, sejak lama telah sangat penasaran terhadap sesuatu yang tersembunyi tapi ada nampak dimana-mana. Sedikit ngaco memang kata-katanya, “Ongkoh tersembunyi tapi nampak,” kurang lebih seperti itu istilah Sundanya, sesuatu yang disembunyikan, tapi nampak dimana-mana, begitulah kira-kira gambarannya, sedikit tapi ada dimana-mana. Lanjut membaca