Bekasi di guyur hujan

Pagiii yangg dingiiiiiiiiiinnn… Brrrrr Bekasi di guyur hujan deras pagi ini. Aaaah membuat diri ini semakin enggan untuk beranjak pergi dari tempat tidur. Apalagi dalam kondisi tubuh yang sedang terserang penyakit ini…

Ah tadinya pagi ini aku ingin meneruskan tulisanku tentang liburanku ke Kota Pelajar yang sedang ku buat kemarin, tapi sekali lagi kondisiku tak memungkinkan. sehingga hanya tulisan ga jelas lagi yang ku tulis pagi ini.

Tunggu sebentar, harusnya sejak 3 hari lalu aku sudah berada kembali di kota Bandung untuk melanjutkan perkuliahanku disana. Tapi mendadak sakit yang tak disengaja hinggap ditubuh kecil ini huhu (iyalah mana ada sakit yang disengaja -_-) Ah kembali ke pembahasan awal. Benar sekali. Bekasi pada pagi ini benar-benar membuat tubuhku menggigil kedinginan. Hujan dimana-mana.. Banjir dimana-mana. Eitss tunggu sebentar, kalimat terakhir ralat. Kebanyakan wilayah di Bekasi khususnya di kecamatanku memang tergenang banjir, tapi justru di depan rumahku tak pernah banjir -_- (padahal sekali-kali pengen rasanya ada kolam dadakan di depan rumah) haha tapi sayang setiap hujan turun ke permukaan maka saat itu juga air hujan mengalir ke sungai. Ah dasar manusia.. yang kebanjiran tak ingin banjir, dan yang tak kebanjiran ingin banjir. Tak ada syukur-syukurnya. haha memaki diri sendiri. Memang saya aneh yah =D. Ah tak apalah dari pada bengong gak jelas, itu yang lebih bahaya wkwk. Mengundang kegalauan datang haha. Lebih baik menulis tulisan seperti ini, betulkan? šŸ™‚ iya dong harus bener hehe =D

Sebenarnya Kesempatan

Mendapatkan kesempatan adalah hal yang senantiasa ditunggu-tunggu oleh setiap orang untuk mencapai sebuah tujuan yang mana tujuan tersebut dapat mengantarkan dirinya pada taraf kehidupan yang ia anggap lebih baik. Bicara mengenai kesempatan, banyak orang berfikir dan mendokrin dirinya sendiri ataupun orang lain dengan pernyataan jika ā€œKESEMPATAN TIDAK DATANG DUA KALIā€. Adalah hal yang disetujui hampir oleh setiap orang mengenai pernyataan tersebut. Tapi entah mengapa penulis memiliki anggapan jika sebuah kesempatan ada kiranya tidak datang hanya satu kali, bahkan bisa berkali-kali. Disini disinggung menganai menciptakan atau menunggu, memang jika kita menunggu kesempatan kita akan menemukan istilah yang penulis beri huruf besar dalam tanda petik seperti diatas. Tapi bagaimana jika kita mampu untuk menciptakan kesempatan yang kita inginkan.??? Apakah mungkin bisa adalah pertanyaan yang akan muncul diikuti dengan pertanyaan tentang bagaimana cara melakukannya.??? Jika kita pandai membaca situasi dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya disana terdapat berbagai macam kesempatan-kesempatan yang tidak kita ambil, hanya saja terkadang kita hanya terpaku pada kesempatan yang kita anggap bahwa itulah hal yang paling diinginkan dengan mengabaikan peluang dari kejadian lain yang kadang kala dapat menjurus kepada kesempatan yang kita butuhkan. Nah disini barulah akan muncul aksi yang kita akan kita lakukan terhadap peluang terlahirnya sebuah kesempatan. Penulis alami sendiri dan sadari bahwa sebenarnya setiap peluang itu senantiasa hadir dalam kehidupan penulis, hanya saja penulis yang kurang cekatan dalam menanggapi bahwa hal tersebut itu memang benar-benar sebuah peluang yang dapat penulis lakukan untuk mencapai hal yang penulis inginkan. Hingga kini penulis sadar dan yakin bahwa apa yang penulis pikir dan rasakan saat ini adalah pemahaman yang lebih mendalam mengenai paradigma kesempatan yang belum penulis pahami sebelumnya. Langkah dewasa memang benar-benar dituntut disini, menghadirkan diri dan jiwa dalam kehidupan bermasyarakat dewasa harus dijalani dengan meninggalkan hal-hal yang berbau kekanak-kanakan. Setiap hal yang dilakukan kini akan dipertanggung-jawabkan sendiri, dan itu akan mengantarkan diri menuju suatu jalan yang dipilih. Belajar dan belajar untuk hidup adalah pelajaran yang tidak pernah tersirat maupun tersurat, tak ada ilmu yang berkembang mengenai hal itu, hanya diri sendirilah yang mampu menjawab dan menjalani apa yang seharusnya dijalani. Jadi pada akhirnya kesempatan tersebut muncul tergantung dari sudut pandang setiap orang yang melihatnya sebagai sebuah langkah awal untuk dijalani dan menjuruskannya kepada hal yang diinginkan atau memang langsung menjurus pada apa yang diharapkan yang mana memunculkan pernyataan jika ā€œKESEMPATAN TIDAK DATANG DUA KALIā€.

Kesibukan Menjauhkan Kedekatan

Setiap orang yang hidup pasti memiliki atau melakukan kegiatan, entah itu yang sifatnya pribadi ataupun kegiatan yang sifatnya menyangkut orang banyak. Kebutuhan seseorang akan kehidupannya menjadiakan ia senantiasa mencari dan berusaha untuk mencapainya. Kebutuhan inilah yang sifatnya menjadi sebuah prioritas utama. Menjerumuskan diri untuk mendapatkan penghasilan guna sebagai modal untuk bisa terus menjalani hidup ini. Lanjut membaca

Sakit Gigi, Berjuta Rasanya

Siapa diantara sobat TulisanTulisan.COM yang tidak pernah merasakan sakit gigi.??? Penulis yakin setiap orang pernah mengalami yang namanya sakit gigi. Rasa sakit gigi berbeda dengan rasa sakit lainnya yang tak bisa diabaikan begitu saja. Bahkan katakanlah ā€œpremanā€pun kalah dengan rasa sakit gigi. Alasan mengapa rasanya berbeda adalah karena syaraf yang begitu sensitif yang mudah untuk direspon oleh otak. Lanjut membaca

Menulis Tidak Bisa Dalam Keadaan Lapar

Salam TulisanTulisan.COM, gimana masih lanjut menulis.??? Penulis harapkan untuk tidak bosan-bosannya menulis yah ^_^. Bicara soal menulis, memang menulis bukanlah suatu kegiatan yang sifatnya menguras banyak energi. Tapi menulis menguras pemikiran dalam kepala kita untuk terus menhasilkan ide-ide baru nan unik untuk dijadiakn sebuah maha karya yang bernilai. Biasanya, sesuatu yang sifatnya menguras pemikiran akan berdampak pada perut bukan.??? Banyak orang yang tidak bisa berfikir dalam keadaan perut kosong. Hal itu wajar, karena sumber energi bagi otak dan bagian tubuh lainnya berasal dari perut yang mencerna nutrisi dari makanan yang kita makan. Lanjut membaca

Keluar Ketika Capek

Sikap pemarah adalah salah satu sikap yang tidak seharusnya dan tidak baik untuk dikeluarkan apalagi sampai diketahui jika memiliki sikap marah. Mungkin kamu sobat TulisanTulisan.COM juga setuju jika hampir setiap orang ingin meredam dan tidak menunjukan sikap pemarahnya kepada orang lain disekitarnya. Karena dengan memiliki sikap pemarah, seseorang akan diapandang sebagai orang yang memiliki sifat negatif dan cenderung dijauhi oleh orang lain. Lanjut membaca

Sama Saja

Ada hal yang mengganjal dalam pikiran penulis mengenai kebiasaan menggantikan malam menjadi siang dan siang dijadikan malam bagi seorang pekerja atau pemuda. Ada yang kuat bergadang hingga pukul 3 dini hari demi menyelesaikan pekerjaannya. Dan mulai tidur sekitar pukul 3 dini hari lebih atau yang lebih parah lagi mulai tidur pukul 6 pagi. Dan bisa tahan tidur hingga bangun sekitar pukul 10 atau bahkan 12 siang. Lanjut membaca