Puisi Teruntuk Saudaraku

Terbangun tengah malam, kemudian melakukan sholat sunnah malam. Ketika sehabis sholat, merenung sebentar di tengah-tengah keheningan malam. Entah kenapa, tiba-tiba berucap kata-kata.
Terus dan terus lagi kata-kata itu terucap, hingga pada akhirnya baru sadar kalau kata-kata yang telah diucapkan itu mirip dengan puisi. Tidak menunggu lama, langsung bergegas dari tempat sholat mencari HP kesayangan.
Coba di ingat-ingat lagi kata-kata apa yang telah terucap, alhasil berikut dibawah ini merupakan kata-kata yang berhasil di tulis :

Lanjut membaca

Entah Dimana dan Mengapa

Entah dimana dan mengapa
Entah kenapa dan siapa
Bukan dia ataupun dia
Bukan, mereka juga sama

Mencari terus mencari
Berlari terus berlari
Bukan disitu atau disini
Sampai aku harus kembali

Kini tinggal aku dan diri
Menelaah tapi sulit dimengerti
Bukan menyerah untuk mencari
Biarkan nurani mencari dalam diri

by : Gugun Gunawan